SEMARANG – Kota Semarang tengah menjadi pusat perhatian nasional seiring berlangsungnya Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026. Digelar pada 11–20 September 2026, ajang nasional ini tidak hanya menghadirkan kompetisi membaca, menghafal, memahami, dan mengkaji Al-Qur’an, tetapi juga menghadirkan berbagai kegiatan budaya, pameran, festival, hingga wisata kota yang membuat suasana Semarang semakin semarak.
MTQ Nasional XXXI mengusung tema “Menebar Cahaya Al-Qur’an dalam Harmoni Menuju Indonesia Emas yang Berkeadaban.” Pembukaan berlangsung meriah pada Sabtu malam, 12 September 2026, di Lapangan Pancasila, Simpang Lima Semarang. Kawasan yang selama ini menjadi salah satu ikon pusat Kota Semarang tersebut berubah menjadi panggung besar yang mempertemukan kafilah dari berbagai daerah di Indonesia.
Salah satu momen yang menarik perhatian dalam pembukaan adalah defile kafilah dari berbagai provinsi. Para peserta hadir dengan membawa identitas daerah masing-masing, termasuk pakaian adat yang menggambarkan kekayaan budaya Indonesia. Pertunjukan seni dan budaya juga menjadi bagian dari rangkaian pembukaan, sehingga MTQ Nasional 2026 tidak hanya terasa sebagai kompetisi keagamaan, tetapi juga menjadi perayaan keberagaman budaya Indonesia. ANTARA mencatat pertunjukan tari kolosal “Jejak Langit di Tanah Jawa” turut ditampilkan dalam pembukaan tersebut.
Dari sisi perlombaan, sebanyak 2.242 peserta telah ditetapkan mengikuti MTQ Nasional XXXI. Jumlah tersebut terdiri dari 1.751 peserta inti dan 491 peserta cadangan. Mereka berasal dari 37 provinsi dan berkompetisi dalam 8 cabang, 24 golongan, serta 48 kategori musabaqah. Kementerian Agama menyebut cakupan perlombaan dirancang untuk menjangkau berbagai kelompok usia dan bidang keahlian Al-Qur’an, mulai dari tilawah, qiraat, hafalan, tafsir, hingga cabang yang menguji kemampuan intelektual dan seni Al-Qur’an.
Yang menarik, pertandingan tidak dipusatkan hanya di satu tempat. Pelaksanaan musabaqah tersebar di berbagai arena di Kota Semarang. Portal resmi MTQ mencantumkan lokasi seperti Lapangan Pancasila Simpang Lima, Convention Hall Masjid Agung Jawa Tengah, Aula Masjid Raya Baiturrahman, Rumah Dinas Wali Kota Semarang, Auditorium Kanwil Kemenag Jawa Tengah, Gedung Prof. Soedarto UNDIP, Kampus UIN Walisongo, hingga Auditorium Imam Barjo UNDIP Pleburan. Penyebaran venue tersebut membuat atmosfer MTQ terasa di berbagai kawasan Kota Semarang.
BACA JUGA ARTIKEL : Festival Kota Lama Semarang 2026 Jadi Magnet Wisatawan, Ini Beragam Acara Menariknya
Keseruan MTQ Nasional 2026 juga tidak berhenti pada arena perlombaan. Panitia menghadirkan bazar, expo dan pameran produk, serta berbagai kegiatan pendukung yang dapat dinikmati masyarakat. Salah satu pusat kegiatan berada di area parkir eks E-Plaza di kawasan Simpang Lima. Selain itu terdapat Expo Kaligrafi Nasional/Internasional dan Halal Food Festival, serta berbagai kegiatan budaya yang ikut menghidupkan suasana selama penyelenggaraan MTQ.
Kawasan Kota Lama Semarang juga ikut mendapatkan momentum dari penyelenggaraan MTQ Nasional. Festival Kota Lama yang berlangsung pada 4–20 September 2026 menghadirkan berbagai kegiatan seni dan hiburan, mulai dari pertunjukan budaya hingga musik. Kehadiran ribuan peserta, pendamping, tamu, serta masyarakat dari berbagai daerah membuat MTQ dan kegiatan kota tersebut saling melengkapi dalam menciptakan suasana Semarang yang semakin ramai pada September 2026.
Tidak hanya perlombaan dan festival, para kafilah juga mendapatkan kesempatan mengenal lebih dekat destinasi wisata Kota Semarang. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyebut sejumlah rute wisata telah disiapkan untuk membawa kafilah menikmati destinasi ikonik seperti Masjid Agung Jawa Tengah, Kota Lama, dan Klenteng Sam Poo Kong. Perjalanan wisata tersebut dijadwalkan secara bergilir untuk menghindari penumpukan pengunjung dan menjaga kenyamanan para peserta.
Dari sisi ekonomi, skala penyelenggaraan MTQ Nasional juga memberikan dampak bagi aktivitas usaha di Semarang dan Jawa Tengah. Kehadiran peserta dan pendamping menciptakan kebutuhan terhadap akomodasi, transportasi, makanan, oleh-oleh, perlengkapan perjalanan, hingga kunjungan wisata. ANTARA melaporkan Pemprov Jawa Tengah dan BPS memperkirakan perputaran uang selama kegiatan dapat mencapai sekitar Rp1,2 triliun, dengan manfaat yang tidak hanya dirasakan pelaku usaha di Semarang tetapi juga UMKM dari berbagai daerah yang membawa produk mereka untuk dipamerkan.
MTQ Nasional XXXI juga membawa unsur inklusivitas melalui eksibisi bagi penyandang disabilitas sensorik tuli. Kemenag menyebut sebanyak 24 peserta dari berbagai provinsi telah menyatakan kesiapan mengikuti eksibisi tersebut. Kehadiran agenda ini menjadi bagian dari upaya memperluas ruang partisipasi penyandang disabilitas dalam pembinaan dan kegiatan Al-Qur’an di tingkat nasional.
Bagi masyarakat Semarang, rangkaian MTQ Nasional XXXI menjadi kesempatan untuk menikmati berbagai kegiatan dalam satu periode, mulai dari menyaksikan perlombaan Al-Qur’an, melihat pameran dan produk UMKM, menikmati pertunjukan budaya, hingga berwisata ke sejumlah destinasi populer. Pusat kegiatan yang tersebar membuat beberapa kawasan kota seperti Simpang Lima, Kota Lama, kawasan Masjid Agung Jawa Tengah, hingga sejumlah lingkungan kampus dan pusat pemerintahan ikut merasakan atmosfer penyelenggaraan event nasional tersebut.
Setelah rangkaian perlombaan berlangsung, penutupan MTQ Nasional XXXI dijadwalkan pada 19 September 2026 di Lapangan Pancasila Simpang Lima, sebelum seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada 20 September. Dengan kombinasi kompetisi Al-Qur’an, budaya, UMKM, wisata, dan berbagai kegiatan masyarakat, MTQ Nasional XXXI menjadikan Kota Semarang bukan hanya sebagai lokasi perlombaan, tetapi juga sebagai ruang pertemuan masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia.
Bagi peserta, pendamping, maupun wisatawan yang datang ke Semarang selama rangkaian MTQ Nasional 2026, pilihan akomodasi di pusat kota menjadi salah satu kebutuhan penting untuk menunjang mobilitas. Salah satunya adalah Metro Park View Hotel Kota Lama Semarang, yang berada di kawasan strategis dekat Kota Lama dan sejumlah destinasi populer Semarang. Lokasinya dapat menjadi pilihan bagi tamu yang ingin menggabungkan agenda MTQ dengan eksplorasi wisata sejarah, kuliner, dan pusat kota selama berada di Semarang.
INGIN MENGINAP DI SEMARANG? KLAIM PROMONYA
