Kawasan Kota Lama Semarang kembali menjadi salah satu pusat keramaian wisata dan budaya melalui penyelenggaraan Festival Kota Lama Semarang 2026. Memasuki penyelenggaraan ke-15, festival tahun ini berlangsung lebih panjang, mulai 4 hingga 20 September 2026, dengan mengusung tema “Unity in Diversity”. Perhelatan ini menghadirkan perpaduan seni, budaya, sejarah, kuliner, komunitas, hingga ekonomi kreatif yang membuat kawasan Kota Lama semakin hidup.
Festival Kota Lama Semarang 2026 juga memiliki momentum berbeda karena pelaksanaannya beriringan dengan MTQ Nasional XXXI yang digelar di Kota Semarang. Pemerintah memperpanjang durasi festival hingga 20 September agar para peserta, kafilah, dan tamu MTQ yang datang dari berbagai daerah memiliki kesempatan menikmati kawasan Kota Lama serta berbagai pertunjukan yang disiapkan. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkirakan sekitar 7.000 orang hadir dalam rangkaian MTQ Nasional sehingga momentum tersebut sekaligus menjadi kesempatan memperkenalkan wisata Kota Lama kepada lebih banyak pengunjung.
Salah satu daya tarik yang langsung mencuri perhatian pengunjung adalah Pasar Malam Sentiling 2026. Berlangsung di kawasan Metro Point, agenda ini membawa suasana kuliner nostalgia dengan berbagai sajian yang mengingatkan pengunjung pada cita rasa dan suasana tempo dulu. Kehadiran kuliner menjadi bagian penting dalam Festival Kota Lama karena wisatawan tidak hanya diajak melihat bangunan heritage, tetapi juga menikmati pengalaman budaya melalui makanan dan aktivitas masyarakat.
Keseruan Festival Kota Lama tidak berhenti pada kuliner. Sepanjang pelaksanaannya, pengunjung dapat menemukan beragam pertunjukan dan kegiatan, mulai dari Orchestra on the Street & Dance, Jazz Kota Lama, Rijsttafel Dinner & Fashion Show, Living Book, Living Story, Zwemers Belanda, Wayang Orang on the Street, hingga berbagai aktivitas komunitas. Rangkaian tersebut membuat suasana kawasan Kota Lama berubah menjadi ruang pertunjukan terbuka yang mempertemukan bangunan bersejarah dengan berbagai bentuk seni kontemporer dan tradisional.
Bagi pencinta wisata sejarah dan aktivitas luar ruang, Gowes Semarang Heritage menjadi salah satu agenda yang menarik perhatian. Kegiatan bersepeda tersebut mengajak peserta menikmati kawasan heritage Semarang sekaligus melihat lebih dekat berbagai sudut kota yang memiliki nilai sejarah. Selain itu, Kota Lama juga menjadi lokasi kegiatan komunitas seperti Kota Lama 6K Fun Run, yang mengajak peserta berolahraga sambil menikmati atmosfer kawasan bersejarah Semarang.
Nuansa budaya semakin terasa ketika Festival Kota Lama menghadirkan Wayang Orang on the Street dan Festival Folklore Kota Lama. Ada pula pertunjukan kolosal 1.000 Angklung Berkebaya yang menjadi salah satu agenda menjelang akhir rangkaian festival. Tidak hanya menjadi tontonan, beberapa kegiatan juga dirancang sebagai ruang edukasi bagi generasi muda, salah satunya workshop seni merangkai janur yang mengajarkan cara membuat ketupat, manuk-manukan, hingga berbagai hiasan tradisional sekaligus mengenalkan makna di balik kerajinan tersebut.
BACA JUGA : Sunset Ruby, Minuman Unik dan Segar di Semarang yang Cocok untuk Teman Santai Sore
Tema “Unity in Diversity” terasa relevan dengan karakter Kota Lama Semarang yang sejak dahulu menjadi ruang perjumpaan berbagai kelompok masyarakat dan kebudayaan. Bangunan-bangunan bersejarah di kawasan ini menjadi latar bagi aktivitas seni, kuliner, komunitas, dan ekonomi kreatif yang terus berkembang. Festival Kota Lama pada akhirnya bukan hanya menjadi agenda hiburan, tetapi juga menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan kembali kekayaan sejarah dan keberagaman budaya Semarang kepada wisatawan.
Ramainya aktivitas selama festival juga membuat sejumlah ruas jalan di sekitar Kota Lama dan Stasiun Tawang mengalami pengaturan lalu lintas pada waktu-waktu tertentu. Pemerintah Kota Semarang menerapkan pengalihan arus pada sejumlah jadwal kegiatan, termasuk saat pembukaan dan Car Free Night, sebagai bagian dari upaya menjaga kelancaran serta kenyamanan pengunjung. Hal tersebut menunjukkan tingginya aktivitas masyarakat dan wisatawan selama rangkaian Festival Kota Lama berlangsung.
Bagi wisatawan yang ingin menikmati Kota Lama Semarang dengan lebih santai, kawasan ini juga dapat menjadi titik awal untuk menjelajahi berbagai destinasi populer di pusat kota. Setelah menikmati suasana festival, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan menuju kawasan kuliner, pusat perbelanjaan, maupun berbagai destinasi sejarah lain di Semarang. Untuk pengunjung dari luar kota yang membutuhkan tempat beristirahat dengan akses yang praktis menuju kawasan Kota Lama, Metro Park View Hotel Kota Lama Semarang dapat menjadi salah satu pilihan akomodasi di pusat Kota Semarang. Berada di Jl. K.H. Agus Salim, hotel ini menawarkan kemudahan bagi wisatawan maupun pelaku perjalanan bisnis yang ingin menikmati kawasan Kota Lama sekaligus menjelajahi berbagai destinasi di pusat kota.
INGIN MENGINAP DI SEMARANG? KLIK PROMO NYA
